
Makassar — Yayasan Al-Azhar Makassar melaksanakan Ujian Kualifikasi Peningkatan Skill Pembelajaran Al-Qur’an pada Senin, 15 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di unit masing-masing sebagai bagian dari evaluasi internal terhadap peningkatan kompetensi pegawai dalam bidang pembelajaran Al-Qur’an.
Ujian tersebut diikuti oleh seluruh pegawai di lingkup Yayasan Al-Azhar Makassar dengan jumlah peserta sebanyak 70 orang, yang berasal dari tiga unit pendidikan, yaitu MITQ Azhar Center, MTSTQ Azhar Center, dan STAI Al-Azhar Gowa.
Pelaksanaan ujian ini merupakan tindak lanjut dari program pembelajaran skill Al-Qur’an yang telah berlangsung selama enam bulan terakhir. Program tersebut difokuskan pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil, khususnya dalam pemahaman dan penguasaan makhārijul huruf. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, ujian kualifikasi ini diselenggarakan untuk mengukur capaian dan perkembangan kompetensi para pegawai setelah mengikuti proses pembinaan secara berkelanjutan.
Ketua Lembaga Al-Qur’an Yayasan Al-Azhar Makassar, Kiyai Ismail Kappaja, Lc., M.A., menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan yayasan. Menurutnya, ujian ini tidak hanya bertujuan menilai aspek teknis membaca Al-Qur’an, tetapi juga membangun kesadaran spiritual pegawai.
“Kami berharap peningkatan skill pembelajaran Al-Qur’an ini dapat mengangkat kualitas seluruh pegawai lingkup Yayasan Al-Azhar Makassar dalam membaca Al-Qur’an secara benar sesuai kaidah makhārijul huruf, sekaligus menumbuhkan kecintaan yang lebih mendalam terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Al-Azhar Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan penguatan kompetensi keilmuan, spiritual, dan profesional bagi seluruh pegawai, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga terimplementasi dalam praktik pembelajaran dan kehidupan institusional.
