Yayasan Al-Azhar Makassar Gelar Pengajian Rutin Pegawai untuk Penguatan Spiritualitas dan Etos Kerja

Makassar – Yayasan Al-Azhar Makassar kembali menyelenggarakan Pengajian Rutin Pegawai pada Ahad, 7 Desember 2025, bertempat di MTs Azhar Center Makassar, Kompleks Perumdos Unhas Antang. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WITA ini dihadiri oleh seluruh pegawai dan staf di lingkungan yayasan.

Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan Ketua Yayasan Al-Azhar Makassar, Dr. Abdul Rahman Sakka, Lc., M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan empat poin penting sebagai penguatan spiritual dan etos kerja bagi seluruh staf dan pegawai, yaitu:

  1. Menjadikan pengajian seperti ini sebagai sumber energi spiritual yang senantiasa dirindukan dan dibutuhkan.
  2. Menumbuhkan naluri kepemilikan yang tinggi, karena setiap pegawai adalah bagian dari Al-Azhar dan berkewajiban menjaganya.
  3. Memahami bahwa guru dan dosen bukan sekadar penyampai ilmu, tetapi juga pembangun masyarakat; oleh karena itu dibutuhkan dua kekuatan personal, yakni pengetahuan yang terus dikembangkan dan kualitas keagamaan yang kuat.
  4. Menyadari bahwa setiap guru dan dosen adalah da’i, sehingga proses mengajar sekaligus merupakan aktivitas dakwah.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan ceramah yang disampaikan oleh Ustad A. Said Patombongi. Dalam ceramahnya, beliau membahas Surah al-Insyirah serta sebuah hadis Rasulullah saw. tentang “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.” Beliau kemudian menegaskan bahwa untuk menjadi mukmin yang kuat, seseorang harus memiliki tiga hal pokok yaitu azimah, himmah, dan iradah.

  1. Azimah, yakni tekad kuat seorang muslim untuk berpegang teguh pada nilai dan prinsip kebenaran.
  2. Himmah, yaitu semangat serta motivasi tinggi untuk melakukan kebaikan dan meningkatkan kualitas diri.
  3. Iradah, yaitu kehendak sadar yang mendorong seseorang untuk memilih jalan yang diridai Allah dan menjauhi perkara yang tidak bermanfaat.

Beliau menekankan bahwa ketiga nilai tersebut perlu ditanamkan dalam diri setiap pegawai agar mampu menjalankan tugas dan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan keikhlasan. Dengan azimah, himmah, dan iradah yang kuat, pegawai diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik serta mewujudkan lingkungan kerja yang harmonis dan bernilai ibadah.

Kegiatan ditutup pada pukul 11.30 WITA. Melalui pengajian rutin ini, Yayasan Al-Azhar Makassar berharap dapat terus membina pegawai agar memiliki pemahaman keagamaan yang lebih baik serta menciptakan suasana kerja yang profesional, kondusif, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *