
Malino, 10 Agustus 2025 — Dengan mengusung tema “Pengabdian, Profesional, dan Kolektifitas”, Yayasan Al-Azhar Makassar sukses menggelar Rapat Kerja (Raker) tahunan di Villa Timur Barat Malino. Selama tiga hari, Jumat–Ahad, 8–10 Agustus 2025, seluruh pengurus yayasan berkumpul untuk merumuskan arah strategis dan program kerja ke depan.
Rangkaian kegiatan dimulai Jumat (8/8) dengan perjalanan menuju Malino yang disambut udara sejuk pegunungan. Malam harinya, acara dibuka secara resmi oleh Ketua Yayasan Al-Azhar Makassar, Dr. Abdul Rahman Sakka, Lc., M.Pd.I, Dalam sambutannya, beliau menekankan makna tema Raker sebagai penguatan pengabdian, profesionalisme, dan kolektifitas dalam mengembangkan Yayasan Al-Azhar Makassar. Acara kemudian dilanjutkan dengan Tahsin Tilawah oleh Ketua Lembaga Al-Qur’an, K.H. Ismail Kappaja, Lc., M.A., serta evaluasi program kerja dari masing-masing bidang sampai pukul 01.00 dini hari.
Memasuki Sabtu (9/8), dalam suasana yang semakin dingin. kegiatan diawali dengan shalat Subuh berjamaah dan taujih sebagai bentuk ciri khas Yayasan Al-Azhar Makassar. Dalam taujihatnya, Dr. Abdul Rahman Sakka mengulas peran hadis sebagai penjelas Al-Qur’an, sumber hukum yang kompleks, sekaligus pedoman praktik keberagamaan dalam masyarakat. pagi itu, peserta juga mengikuti morning walk menuju sungai untuk mempererat keakraban dan semangat kolektif.
Usai sarapan, peserta kembali fokus pada perumusan visi dan misi yayasan. Setelah melalui diskusi dan masukan dari seluruh peserta, ditetapkan visi baru:
“Menjadi yayasan global yang memberdayakan umat melalui dakwah, pendidikan, ekonomi, dan sosial.”
Visi tersebut dijabarkan dalam lima misi, yaitu:
- Menjalankan dakwah inklusif untuk membangun kesadaran spiritual umat.
- Menyelenggarakan pendidikan holistik dan transformatif dalam membentuk akhlak mulia.
- Membangun ekonomi keumatan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan demi kemandirian dan kesejahteraan.
- Menguatkan modal sosial untuk solidaritas dan kebersamaan.
- Membangun jejaring dan kolaborasi strategis dengan berbagai pihak dalam bidang dakwah, pendidikan, ekonomi, dan sosial.
Setelah merumuskan visi misi yayasan yang baru, kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan dan presentasi rencana kerja tahunan dari masing-masing bidang hingga memasuki waktu Maghrib. Malam harinya, hasil Raker disepakati dan ditetapkan sebagai panduan kerja yayasan, sekaligus menandai penutupan rangkaian kegiatan.
Ketua Yayasan menegaskan, Raker 2025 menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh elemen yayasan. “Tema tahun ini adalah penegasan komitmen untuk mengabdi kepada umat secara profesional, sekaligus menumbuhkan semangat kolektif dalam mencapai tujuan bersama. Kami berharap hasil Raker menjadi panduan strategis dalam menjalankan program pendidikan, dakwah, ekonomi, sosial, dan pemberdayaan yang lebih efektif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan suasana sejuk Malino dan semangat kebersamaan yang terjalin erat, Raker 2025 diharapkan menjadi titik awal lahirnya langkah-langkah strategis dalam mewujudkan visi-misi Yayasan Al-Azhar Makassar di masa mendatang.









