
Gowa, 30 Juli 2025 — Ahmad Nuh, Lc., M.H.I., salah satu dosen terbaik Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Gowa, resmi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka promosi doktor di Program Studi Dirasah Islamiyah Konsentrasi Syariah/Hukum Islam, Pascasarjana UIN Alauddin Makassar.

Dalam ujian yang digelar pada Rabu, 30 Juli 2025, di Lantai 1 Gedung Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Ahmad Nuh memaparkan disertasi berjudul “Revitalisasi Fiqh al-Tawaqqu’ Versi Abdullah Bin Bayyah dalam Ijtihad dan Relevansinya terhadap Isu Fikih Kontemporer”. Disertasi ini mendapat apresiasi tinggi dari tim penguji karena dinilai memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metodologi ijtihad kontemporer berbasis fikih kewaspadaan (tawaqqu’).

Ujian terbuka ini dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. H. Abustan Ilyas, M.Ag., dan menghadirkan para penguji dari kalangan guru besar UIN Alauddin Makassar serta penguji eksternal dari IAIN Bone, Prof. Dr. KH. Lukman Arake, Lc., M.A. Acara ini turut dihadiri oleh para akademisi, dosen, keluarga, dan rekan sejawat promovendus. Hadir pula Ketua Yayasan Al-Azhar Makassar serta Ketua STAI Al-Azhar Gowa beserta jajaran pengurus lainnya yang memberikan dukungan langsung kepada Ahmad Nuh.
Keberhasilan ini diharapkan semakin memperkuat kontribusi Ahmad Nuh dalam pengembangan ilmu hukum Islam, khususnya di bidang hukum keluarga Islam, baik di lingkungan STAI Al-Azhar Gowa maupun di masyarakat secara luas.



