Rapat Koordinasi Yayasan Al-Azhar Makassar Tahun 2025 Berlangsung Khidmat dan Penuh Keakraban

Takalar, 5 Juli 2025 — Yayasan Al-Azhar Makassar sukses melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tahun 2025 yang diikuti oleh sekitar 80 peserta, terdiri atas unsur pimpinan dan pengurus yayasan, serta seluruh pegawai dan staff unit kerja di lingkungan Yayasan Al-Azhar Makassar, yakni MITQ Azhar Center, MTsTQ Azhar Center, dan STAI Al-Azhar Gowa.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 4 hingga 5 Juli 2025, bertempat di Villa Saung Beba, Kabupaten Takalar. Rangkaian acara dimulai pada Jumat (4/7) pukul 14.00 WITA dengan keberangkatan peserta menuju lokasi kegiatan.

Dengan mengusung tema “Sinergis dan Harmonis Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”, Rakor 2025 Yayasan Al-Azhar Makassar memuat berbagai agenda penting, antara lain: pembukaan dan pengumuman internal yayasan, tahsin Al-Qur’an, Malam Ceria (Night Show) yang dirangkaikan dengan presentasi hasil raker masing-masing unit kerja, serta arahan langsung dari Ketua Yayasan Al-Azhar Makassar Dr. Abdul Rahman Sakka, Lc., M.Pd.I.

Dalam arahannya, Ketua Yayasan Al-Azhar Makassar menyampaikan apresiasi atas kinerja masing-masing unit serta memberikan respons terhadap hasil raker. Beliau juga menekankan pentingnya adaptasi manajerial dalam menghadapi dinamika era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Beliau menegaskan bahwa Yayasan Al-Azhar Makassar berada dalam kondisi yang stabil dan responsif terhadap tantangan zaman dan menekankan pentingnya kerjasama dan kolaborasi antar unit dalam pengembangan Yayasan.

Menjelang dini hari Sabtu (5/7), suasana rakor semakin syahdu, khidmat, dan penuh keakraban ketika hujan turun di lokasi kegiatan, hal ini tidak menghalangi pelaksanaan agenda-agenda spiritual seperti qiyamullail berjamaah, tilawah, salat subuh berjamaah, dan taujih subuh yang menjadi budaya di Yayasan Al-Azhar Makassar yang disampaikan oleh K.H. Arsul, Lc., M.Pd.

Dalam taujihnya, beliau menekankan pentingnya membentuk profesionalisme kerja yang dilandasi nilai-nilai Wihda (kesatuan), yang mencakup wihdatunniah (kesatuan niat), wihdatul hadaf (kesatuan tujuan), dan wihdatul fikrah wal amal (kesatuan pemikiran dan tindakan). Semua itu, lanjutnya, hanya bisa terwujud apabila setiap individu memiliki nadzafatul qalb (kebersihan hati). Kegiatan spiritual ini ditutup dengan dzikir pagi berjamaah oleh seluruh peserta.

Semangat kebersamaan dan keakraban semakin terasa saat sesi fun games dan program “Tali Berkah” yaitu pemberian kado dari yayasan kepada seluruh pegawai yang digelar di tengah suasana hujan yang menyejukkan. Acara resmi ditutup pada pukul 11.00 WITA dengan sambutan penutup dari Ketua Yayasan Al-Azhar Makassar.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Al-Azhar Makassar berharap dapat mempererat semangat kebersamaan, meningkatkan koordinasi antarunit kerja, serta melahirkan program-program strategis yang terarah dan berdampak nyata dalam mendukung kemajuan yayasan menuju masa depan yang gemilang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *